RSS

Monthly Archives: June 2011

hipokinesia

hipokinesiaA. Pengertian Hipokinesia
Sudah dapat kita lihat dari kata hipokinesia, terdiri dari 2 gabungan antara Hipo dan kinestic, hipo menandakan sesuatu yang kurang dari normal sedangkan kinestic adalah gerakan atau aktivitas, jadi arti dari hipokinesia adalah kurangnya gerak dan aktivitas tubuh seseorang sehingga menyebabkan kelemahan dan muncul berbagai penyakit.
Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), ketidakaktifan fisik adalah istilah untuk mengidentifikasi orang-orang dengan tingkat aktivitas fisik teratur yang rendah atau tidak sama sekali sehingga pembakaran energinya tidak lebih dari 1,5 kali pembakaran energi saat beristirahat.
Menurut data Riset Kesehatan Dasar Kementrian Kesehatan Indonesia tahun 2007, saat ini 48,2 persen masyarakat berusia lebih dari 10 tahun kekurangan aktivitas fisik. Di dunia, menurut WHO 60-80 persen populasi dewasa tidak aktif secara fisik.
Tahukah Anda dengan istilah hipokinesia? Istilah kesehatan ini menunjukkan kurangnya aktivitas gerak pada tubuh manusia. Hipokinesia (kurang gerak), menjadi hal yang lumrah bagi orang-orang yang sibuk di kota-kota besar. Kesibukan kantor dan banyaknya pekerjaan seringkali menjadi alasan banyak orang untuk tidak berolahraga. Semakin banyak dari kita yang terjerat rutinitas bekerja tidak mempunyai waktu untuk melakukan gerak badan yang manfaatnya sangat besar.
Padahal tanpa olahraga, tubuh menjadi rentan terhadap penyakit, lebih mudah lelah karena peredaran darah yang tidak lancar serta kerugian lainnya. Olahraga yang teratur diyakini dapat mengurangi resiko penyakit jantung, stroke dan menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Bahkan para ahli meyakini bahwa olahraga berpengaruh besar terhadap kinerja otak. Sebenarnya kesibukan bukanlah penghalang untuk berolahraga atau melakukan gerak badan, karena olahraga adalah kegiatan fisik yang sesungguhnya bisa disesuaikan dalam aktivitas kehidupan sehari-hari.

Bergerak yang menyehatkan seperti melakukan olahraga , Banyak orang yang tidak sadar akan pentingnya olahraga. Namun banyak juga yang sadar, tapi ada saja alasan mereka untuk tidak berolahraga. Alasannya beragam, ada yang sibuk, malas, dan ada juga yang bilang olahraga itu hanya membuang-buang tenaga dan waktu saja. Pemikiran seperti itu harus dihilangkan, karena hal itu salah besar. Sehingga muncullah kebiasaan hipokinesia.

B. Bahaya dan dampak Hipokinesia
Hipokinesia memiliki banyak dampak yang tidak baik, bukan hanya untuk diri sendiri (terutama tubuh kita) namun juga memperngaruhi lingkungan sekitar kita, contohnya saja produktivitas kerja yang tidak maksimal akibat sikap malas kita dalam mengerjakan sesuatu yang selalu ingin mencari jalan pintas yang mudah dan tak memerlukan banyak tenaga.

Tahukah anda bahwa gaya hidup yang terlalu santai mampu memperburuk kesehatan kita. Seperti diketahui bahwa kesibukan biasanya pemicu kita untuk menghabiskan waktu luang yang kita miliki untuk bersantai, rebahan, ataupun bermalas-malasan. Gaya hidup tidak aktif ini dalam jangka panjang memancing datangnya penyakit. Tubuh manusia didesain untuk selalu bergerak sehingga sangat dianjurkan untuk rajin olahraga. Namun kesibukan sering tidak menyisakan waktu luang untuk melakukannya. Dan inilah akibatnya jika tidak pernah olahraga.

Ketika otot dan rangka tubuh bergerak, denyut jantung akan meningkat sehingga darah beserta oksigen dan nutrisi yang dibawanya akan terdistribusi dengan baik. Mekanisme ini tidak terjadi jika tubuh tidak olahraga.

Terganggunya distribusi oksigen paling berdampak pada otot, yang menyebabkan rasa pegal-pegal di seluruh tubuh. Otot akan terasa kaku-kaku saat kekurangan oksigen, yang memang berfungsi menjaga fleksibilitas atau kelenturan otot. Sakit pinggang juga bisa disebabkan kurangnya berolahraga. Duduk dengan posisi buruk dan kelemahan otot akan menyebabkan sakit pinggang. Kebanyakan profesi kita saat ini menghabiskan waktu dengan duduk di kursi menghadapi komputer atau berkas-berkas yang perlu diselesaikan. Kelenturan tulang dan sendi kita khususnya pinggang menjadi berkurang dan sedikit kaku.

Sakit pinggang juga bisa disebabkan kurangnya berolahraga. Duduk dengan posisi buruk dan kelemahan otot akan menyebabkan sakit pinggang. Kebanyakan profesi kita saat ini menghabiskan waktu dengan duduk di kursi menghadapi komputer atau berkas-berkas yang perlu diselesaikan. Kelenturan tulang dan sendi kita khususnya pinggang menjadi berkurang dan sedikit kaku

Penelitian menunjukkan orang yang kurang berolahraga akan mempunyai otot pinggang yang kaku dan keras

Selain itu, kekurangan oksigen juga menyebabkan kerja otak tidak maksimal sehingga mudah pusing dan susah menjaga konsentrasi. Otak yang ukurannya hanya 2 persen dari total massa tubuh dikenal sangat rakus, sebab konsumsi oksigennya mencapai 20 persen kebutuhan total seluruh tubuh.

Pengaruhnya terhadap sistem saraf, tidak bergerak seharian saja akan menyebabkan bagian-bagian tertentu dari tubuh mengalami tekanan yang konstan sepanjang hari. Akibatnya terjadi gangguan saraf di bagian tersebut dan memicu berbagai keluhan ringan seperti nyeri dan kesemutan.

Tidak bergerak dan berolahraga juga akan berdampak pada distribusi cairan limpa. Tidak seperti darah yang memiliki jantung sebagai pemompanya, limpa sangat tergantung pada gerakan otot untuk bisa didistribusikan ke berbagai jaringan tubuh.

Padahal cairan limpa yang diproduksi oleh suatu kelenjar tanpa saluran (ductless) ini merupakan bagian dari sistem imun atau kekebalan tubuh. Dampaknya tentu saja kekebalan tubuh akan menurun, sehingga mudah terserang penyakit terutama jika sedang musim flu.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Hong Kong pernah mengungkap, dampak jangka panjang dari tidak pernah berolahraga tidak kalah berbahayanya dengan merokok. Penelitian yang dilakukan tahun 2004 itu menyebut, 20 persen penyebab kematian orang dewasa berusia 35 tahun ke atas adalah kurang olahraga.

Risiko kanker pada pria meningkat 45 persen akibat tidak pernah berolahraga, sementara pada wanita peningkatannya lebih kecil yakni 28 pesen. Risiko gangguan pernapasan yang berhubungan dengan kesehatan paru-paru juga meningkat sebesar 92 persen pada pria dan 75 persen pada wanita.

“Penyebabnya bisa dilihat dari berbagai faktor, termasuk kebiasaan dan kelas sosial; atas, menengah, dan bawah. Kalangan ekonomi bawah harus kerja keras, jadi fisiknya aktif. Kalangan menengah kadang aktif, dan kalangan atas, saat semuanya serba ada, badan kurang dilatih untuk bergerak,” jelas Nano Oerip, Fitness Training Manager Fitness First usai peluncuran International Fitness Week 2011 di Senayan City, Jakarta, belum lama ini.

Pola hidup yang tidak aktif meningkatkan risiko obesitas, hipertensi, dan kolesterol. Kalori yang mengendap, terutama, bisa mengakibatkan diabetes tipe 2. Faktanya, 66 persen populasi Asia kena diabetes tipe 2 akibat obesitas yang tentu berawal dari kurang gerak. Indonesia sendiri masuk posisi keempat negara dengan penderita diabetes tipe 2 terbanyak, setelah China, India, dan Amerika Serikat.

Meski banyak faktor saling terkait dengan risiko penyakit, seperti olahraga, makanan, lingkungan, dan spiritual, Nano menegaskan bahwa faktor aktivitas atau bergerak memainkan peran utama.

“Saya kasih gambaran kehidupan orang desa. Mereka bangun bagi, ngeretek (merokok kretek-red), sarapan komplit, membajak sawah 3-4 jam, lalu makan siang komplit, minum teh manis, ngeretek, membajak sawah lagi, begitu seterusnya. Tapi, mereka bisa hidup lebih lama. Kita dengan teknologi yang ada, ternyata tidak menjamin (kesehatan),” jelasnya.

“Pertama adalah aktivitas atau gerak. Bagaimana caranya kita tidak menyepelekan gerakan, karena bergerak akan memicu metablisme untuk tidak selalu sama, sedikit apapun, 30 menit saja sudah cukup,” imbuhnya.

Beberapa efek negatif duduk terlalu lama, seperti:

1. Tubuh mulai mematikan fungsi-fungsi pada level metabolisme. Saat otot—terutama otot-otot besar untuk bergerak seperti kaki—menjadi tidak bergerak, sirkulasi akan melambat dan tubuh akan membakar kalori lebih sedikit.

2. Membahayakan kesehatan postur dan tulang belakang.

3. Enzim-enzim yang bertanggung jawab memecah trigeliserida (sejenis lemak) mulai tak aktif. Semakin lama duduk, semakin menurun aktivitas enzim hingga 50 persen.

4. Kegiatan olahraga 30 menit di klub kebugaran tidak cukup untuk melawan dampak buruk akibat duduk 8-10 jam.

Barangkali pengetahuan tentang dampak buruk jika tidak melakukan olahraga sama sekali, sementara kegiatan fisik yang lain tidak cukup berarti, bisa menjadi pegangan untuk mendorong motivasi. Menurut Hario Tilarso, dampak buruk jangka pendek yang dirasakan adalah tubuh yang tidak fit, tidak bugar alias loyo. Pasalnya, badan tidak terlatih untuk melakukan akvitas fisik, sehingga tidak cuma otot, jantung pun jadi lemah. Padahal, jantung merupakan pusat kehidupan manusia.
“Kalau jantung tidak dilatih, daya pompanya jadi kurang kuat mengedarkan darah dan oksigen. Akibatnya, otak kekurangan oksigen, jaringan kurang darah, sehingga Anda jadi lemas; tidak kuat mengerjakan pekerjaan yang simpel. Kita bekerja delapan jam sehari. Kalau badan tidak bugar, kita tidak akan bisa duduk di kantor terus. Akhirnya, produktivitasnya menurun. Sebaliknya, kalau kita berlatih, jantung jadi kuat. Sekali memompa, darah bisa ke mana-mana. Itu yang bikin orang fit,” jelas dr. Hario.
Dalam jangka panjang dampaknya cukup buruk, yakni munculnya penyakit yang disebabkan oleh hipokinesia (kurang gerak). Di antaranya, tekanan darah tinggi, diabetes melitus, jantung, artritis, hiperkolesterolemia, dan obesitas. “Setelah berapa lama penyakit-penyakit tadi muncul, tergantung pada masing-masing individu. Orang yang rentan terhadap penyakit jantung mudah mendapat serangan. Juga tergantung pada makanan yang dikonsumsi. Kalau tiap hari makan lemak melulu, dalam tiga atau empat bulan dia mungkin bisa menderita serangan jantung. Tetapi kalau sesekali saja, mungkin agak lama,” jelas dr. Hario.
Albert M. Hutapea dalam bukunya Menuju Gaya Hidup Sehat mengungkapkan, penelitian selama 16 tahun terhadap 17.000 alumnus Universitas Harvard menunjukkan, mereka yang tidak aktif berolahraga (yang membakar tidak lebih dari 500 kalori per minggu dalam kegiatan olahraga) lebih cenderung mengidap penyakit jantung. Kemungkinan meninggal karena penyakit jantung dua kali lipat dibandingkan dengan mereka yang aktif melakukan olahraga. Penelitian itu juga membuktikan, mereka yang tidak aktif berolahraga umurnya 4 – 5 tahun lebih pendek. Penelitian yang dilansir dalam British Journal of Sport Medicine tahun 2010 menyebutkan orang yang duduk atau tidak aktif secara fisik dalam waktu panjang memiliki risiko terkena penyakit lebih tinggi. Kegemukan akibat kurang bergerak ini juga akan menyebabkan kematian dini. Menurut American Cancer Society pada Juli 2010, 94 persen wanita dan 48 persen pria menghabiskan waktu dengan duduk atau tidak aktif selama 6 jam sehari memiliki risiko meninggal lebih cepat daripada mereka yang aktif dan duduk kurang dari 3 jam sehari.
Kurang berolahraga merupakan salah satu faktor penyebab penyakit satu ini. Jarangnya berolahraga dapat menyebabkan obesitas. Berat badan yang berlebihan memberikan tegangan atau beban ekstra pada jantung dan pembuluh darah, sehingga beresiko menimbulkan penyakit jantung.

C. Mencegah terjadinya hipokinesia
Apakah Anda jenis orang yang suka bermalas-malasan di tempat tidur saat akhir pekan? Jika Anda jenis orang seperti itu, ada baiknya dari sekarang untuk mulai merubah pola hidup seperti itu. Jangan anggap sepele bila Anda kurang banyak bergerak. Menurut Prof dokter Amin Husni PAK (K), SpS (K) MSc, seorang Guru Besar Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, gerak melibatkan banyak sistem tubuh, serta proses elektrofisiologis dan biokimiawi yang akan mempengaruhi dan dipengaruhi kondisi tubuh dan kejiwaan seseorang. Setiap hari tubuh perlu bergerak dan jika tak dipenuhi, akan berdampak negatif yakni menurunnya kebugaran jasmani.

Kekurangan gerak juga dapat menimbulkan tulang keropos (osteoporosis). Karena itulah, bila seseorang kurang bergerak maka ia akan kehilangan keceriaan. Gangguan gerak dapat terjadi akibat kerusakan otot, tulang atau rangka, sendi dan syaraf. Penderita stroke, juga mengalami gangguan gerak karena berkurang atau menghilangnya kemampuan menggerakkan bagian atau ruas tubuh. Sedangkan para penderita Parkinson memiliki masalah gangguan gerak seperti gemetaran, kelambatan gerak, atau tuna gerak seperti wajah tanpa mimik, jarang berkedip, dan sebagainya. Meskipun seseorang bebas dari penyakit, belum tentu orang yang bersangkutan dapat dikategorikan sebagai orang yang memiliki kebugaran fisik.

Kebugaran fisik akan berpengaruh pada daya tahan jantung, daya tahan otot, kelenturan tubuh, komposisi tubuh, kecepatan gerak, kelincahan, keseimbangan, kecepatan reaksi, dan kemampuan koordinasi panca indra. Denyut nadi harus selalu dimonitor, agar tidak melebihi denyut yang diperbolehkan yaitu antara 72-87 % dari denyut maksimal. Denyut nadi maksimal per-menit adalah 220 – umur, misalnya orang yang berusia 40 tahun maka denyut maksimal adalah 180 per menit. Latihan fisik memiliki kaitan dengan berolahraga.

Olah raga berfungsi sebagai cara promotif; yaitu meningkatkan ketahanan fisik (physical endurance) agar tubuh tetap bugar, preventif; dapat mencegah berkembangnya penyakit karena tubuh kurang memiliki imunitas atau kekebalan dari berbagai faktor penyakit. Contohnya, bila terjadi perubahan cuaca saja, Anda gampang terserang demam dan sebagainya. Olah raga dapat mencegah dampak negatif dari hipokinesia (kurang gerak), memperlambat proses penuaan, memperlancar proses kelahiran pada wanita hamil. Selain itu, olah raga juga dapat berfungsi sebagai cara kuratif; yaitu dapat membantu proses penyembuhan pada penyakit-penyakit jantung koroner, penyakit kencing manis, rematik, asma bronchiale, keropos tulang, dan lain-lain.

Peredaran darah orang yang berolah raga lebih lancar, sehingga racun-racun yang menumpuk di tubuh dapat cepat dikeluarkan. Olah raga juga memiliki fungsi rehabilitatif; yang diperuntukkan bagi para penyandang cacat atau penderita penyakit myopathy, cerebral palsy atau kerusakan otak, tuna rungu, epilepsi, dan sebagainya. Para penderita penyakit-penyakit tersebut perlu menyesuaikan jenis olah raga yang sesuai dengan kondisi mereka. Apabila penyandang cacat ini tidak melakukan olah raga, maka cacatnya akan bertambah karena terjadi kekurangan gerak, otot menjadi lemah, sehingga mudah timbul berbagai macam penyakit seperti penyakit jantung, ginjal, saluran darah, dan lain-lain. Selain itu, olah raga bagi penyandang cacat juga sangat diperlukan untuk menghilangkan anggapan masyarakat bahwa mereka tak mampu berbuat apa-apa. Masalahnya sekarang, olah raga apa yang dapat Anda lakukan? Olah raga tersebut bersifat praktis dimana Anda tidak merasakan kesulitan mencari tempat untuk melakukannya.

Seperti yang kita semua telah mengetahuinya, bahwa jogging merupakan olah raga yang paling praktis. Jogging yang dilakukan secara teratur akan memberikan banyak manfaat bagi kondisi fisik dan kesehatan lainnya seperti:

1. Membuat jantung kuat, dimana semakin memperlancar peredaran darah dan pernafasan; Mempercepat sistem pencernaan dan membantu Anda menyingkirkan masalah pencernaan;
2. Menetralkan depresi
3. Meningkatkan kapasitas untuk bekerja dan mengarahkan pada kehidupan yang aktif; 4. Jogging membantu Anda membakar lemak dan mengatasi kegemukan
5. Kalau Anda bermasalah dengan selera makan, jogging membantu Anda memperbaikinya
6. Jogging mengencangkan otot kaki, paha dan punggung
7. Membuat tidur lebih nyenyak. Selain itu, jogging juga dapat memberikan kesenangan secara fisik maupun mental.

Apabila jogging dilakukan dengan benar, Anda tidak akan merasakan kelelahan setelah menyelesaikan satu tur lebih dari yang pernah Anda lakukan sebelumnya. Otot Anda bakal merasa nyaman selama jogging dan setelahnya. Anda juga dapat merasakan semilir angin lembut yang bertiup di sekitar tubuh, mendengarkan suara burung berkicau, suara air yang mengalir, atau suara ombak di laut (jika dilakukan di pantai ). Selama jogging, Anda juga bakal merasa senang apalagi bila Anda melakukannya bersama dengan teman-teman Anda.
Rajin berolahraga akan mencegah penyakit jantung dengan meningkatkan aliran darah ke jantung dan menguatkan kontraksi jantung, sehingga jantung akan memompa lebih banyak darah dengan tenaga yang sedikit.Olahraga juga dapat mengurangi stres, yang dapat mengakibatkan penyakit jantung.

“Olahraga yang dilakukan secara teratur adalah yang cara terbaik untuk mengalahkan penyakit jantung,” kata Christine Albert dari Brigham and Women’s Hospital di Boston.

Dr. Dudey Hite menerangkan, berolahraga secara kontinyu setiap hari seperti berenang, berjalan kaki, bersepeda, joging, aerobik maupun olahraga yang lainnya sangat diperlukan untuk menciptakan tenaga cadangan bagi jantung. Dengan aktivitas tersebut jantung akan sanggup menanggung kelebihan serta ketegangan

Karena itu, olahraga menjadi keharusan bila ingin hidup sehat. Olahraga mesti dijadikan bagian dari gaya hidup. Dalam arti luas, yang dimaksud dengan olahraga sebenarnya adalah kegiatan yang dilakukan begitu rupa sehingga jantung cukup terbebani. Seperti dikutip Albert, hasil penelitian para pakar kesehatan dari Universitas Oregon menunjukkan, gejala-gejala penyakit kardiovaskuler (yang berhubungan dengan pembuluh darah balik jantung) dapat dikurangi dengan berolahraga hanya tiga kali seminggu.
Namun, ini bukan pekerjaan mudah. Albert mengungkapkan, beberapa studi menunjukkan sekitar 30% dari mereka yang mencoba memulai berolahraga rutin akan putus asa lalu berhenti berusaha. Faktor penentunya antara lain gaya hidup, perilaku, pertukaran pekerjaan, problem keluarga, dan sebagainya.
Nah, bagaimana menyiasati olahraga di tengah kesibukan kita tanpa harus meluangkan waktu khusus untuk melakukannya. Bagaimana agar tubuh tetap bugar dan gerak badan menjadi hal yang menyenangkan. Simak tips berikut :
1. Usahakan untuk selalu menggunakan anak tangga sesering mungkin, jika perlu buang jauh-jauh keinginan untuk menggunakan lift atau tangga berjalan. Anda bisa menaiki tangga dengan cepat atau mungkin menaiki 2 anak tangga sekaligus atau sebaliknya.
2. Berjalan kaki ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan. Selain murah meriah, siapapun bisa melakukannya. Berjalan kaki membantu Anda memperkuat tulang, membakar lemak dalam tubuh, serta sangat baik bagi jantung. Berjalanlah sebanyak yang Anda mampu.
Terdapat banyak cara agar Anda bisa berjalan, berjalan dan berjalan. Contohnya, parkirlah kendaraan agak jauh dari tujuan, jika Anda memindahkan barang-barang, jangan lakukan sekaligus sehingga Anda perlu berjalan bolak-balik, berbelanjalah sambil berjalan-jalan, dsb.
3. Bermain bersama anak-anak. Anda akan mendapat 2 manfaat sekaligus. Selain menyenangkan buah hati Anda, hal ini juga menjadi sarana bagi Anda untuk menggerakkan badan. Bermainlah sepuasnya, berguling-guling, saling mengejar, bermain bola, dsb.
4. Siapa bilang, bersih-bersih di rumah kegiatan yang hanya menghasilkan kelelahan. Gerak badan sambil melakukan kegiatan rumah tangga tentu sebuah kegiatan sambil menyelam minum air. Selain sehat badan, rumah pun menjadi bersih. Lakukan kegiatan mencuci baju, menyapu, mengepel (akan lebih efektif jika melakukannya tanpa gagang), membersihkan jendela, dan lain-lain dengan semangat.
5. Mulailah melakukan hobi yang memerlukan gerakan badan, misalnya berkebun atau bertukang.
Yang terpenting dari semuanya adalah motivasi. Mulai saat ini, niatkan untuk selalu hidup sehat dengan berolahraga, karena sehat merupakan kekayaan yang tanpa kita sadari tak ternilai harganya.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on June 27, 2011 in Uncategorized

 

mitos tentang minum obat

Ternyata banyak yg sLama ini saLah persepsi tentang budaya saat qt minum obat…
katanya kLo qt Lg mw minum obat, wajib makan duLu,
trus kLo minum obat ga boLeh dibarengin ma minum susu,,,dLL…
mqasi buat my favorite dosen farmakoLogi yg udah mjeLaskan kebenaran mitos2 tadi 
apa aja sih fakta yg sebenarnya???

bolehkah Minum Obat dengan Teh / Susu?

 Teh mengandung senyawa tannin yang dapat mengikat berbagai senyawa aktif obat sehingga sukar diabsorpsi atau diserap dari saluran pencernaan.
 Alasan Minum obat dengan susu tdk boleh. Ini disebabkan karena kalsium yang dikandung dalam susu bisa membentuk ikatan dengan zat-zat dalam beberapa obat dan menghalangi penyerapan oleh lambung. Contohnya adalah tetrasiklin, zat yang biasa ada dalam antibiotik untuk obat flu.
 Namun, ada beberapa obat yang justru lebih baik diminum bersama susu. Misalnya NSAID, Non Steroidal Anti Inflammatory Drug. Yang terkenal adalah aspirin dan ibuprofen. Obat-obatan yang tergolong dalam NSAID bersifat lypophylic, mudah larut dalam lemak sehingga biasanya obat-obat seperti ini dianjurkan untuk diminum dalam waktu 30 menit sesudah makan.
 obat sakit kepala boleh diminum dengan obat sakit maag. Namun ini tidak selalu benar, karena obat sakit kepala yang kita minum belum tentu termasuk dalam golongan NSAID dan belum tentu semua obat sakit maag membantu pembentukan selaput dinding lambung.
 Air putih akan melarutkan obat dalam lambung sehingga lebih mudah diserap. Lebih baik lagi kalau airnya hangat, proses pelarutan akan lebih cepat. Obat yang ditelan begitu saja tanpa air putih bisa menempel di suatu tempat tertentu di lambung dan menyebabkan iritasi lambung juga. Oleh karena itu, lebih baik obat diminum bersama air putih. Minuman lain seperti kopi, sebaiknya diminum satu jam setelahnya, ketika sudah tidak ada lagi sisa obat di lambung.

Minum Obat Sebelum Makan, Bolehkah?

 Jawabannya Tidak benar.
 Ada obat-obat yang harus diminum setelah makan karena obat-obat ini mengiritasi lambung, tetapi ada juga golongan obat yang harus diminum sebelum makan, karena adanya makanan dalam lambung dapat menghambat penyerapannya.
 Sebaiknya baca aturan pakai dengan seksama, kalau dikatakan diminum sebelum makan, artinya minumlah obat saat perut kosong (1/2 sampai 1 jam sebelum makan). Sebaliknya kalau tertulis diminum sesudah makan, artinya diminum saat lambung terisi makanan (selesai makan sampai ½ jam sesudah makan)

Minum obat dengan softdrink bisa mabok

 Jawabannya Bisa benar, bisa salah
 Softdrink mengandung karbonat yang mudah bereaksi dengan zat kimia lain yang terkandung dalam obat. Oleh karena itu minum obat bersama minuman bersoda sangat tidak dianjurkan. Kalau tentang mabok atau tidak, tergantung obat apa yang dikonsumsi dan bagaimana keadaan tubuh seseorang, karena reaksi obat pada orang yang satu dengan orang yang lain bisa berbeda. Minum obat paling baik dengan air putih.

Vitamin C bisa menimbulkan maag

 Jawabannya Bisa benar, bisa salah
 Vitamin C bersifat mengiritasi lambung, oleh karena itu jangan dikonsumsi saat perut kosong. Tetapi seiring perkembangan di bidang farmasi, saat ini gugus asam pada vitamin C ada yang diesterifikasi sehinga tidak bersifat asam lagi dan akibatnya tidak lagi mengiritasi lambung (ex:Ester C). Vitamin C jenis ini relatif aman bila diminum sebelum makan.

Obat pusing bisa diminum saat perut kosong

 Obat pusing biasanya mengandung parasetamol atau metampiron. Zat-zat ini penyerapannya akan terhambat dengan adanya makanan dalam lambung. Jadi dianjurkan untuk minum obat ini saat perut kosong agar didapat efek yang cepat.

Bolehkah Minum Obat dengan Alkohol ?

 ketika Anda minum obat sebaiknya sama sekali berhenti minum alkohol. Alkohol mempunyai pengaruh yang sangat kuat terhadap fisiologis tubuh sehingga dapat mengganggu atau bahkan mengubah respons tubuh terhadap obat yang diberikan. Contohnya, obat-obat antihistamin atau antialergi (biasanya diberikan untuk meringankan gejala alergi, flu atau batuk) umumnya menyebabkan mengantuk. Konsumsi antihistamin bersama dengan alkohol akan menambah rasa kantuk dan memperlambat performa mental dan motorik.
 Alkohol juga akan meningkatkan risiko perdarahan lambung dan kerusakan hati jika dikonsumsi bersama obat-obat penghilang rasa sakit seperti parasetamol atau asetaminofen. Alkohol juga dilarang diminum bersama dengan obat-obat penurun tekanan darah tinggi golongan beta-blocker seperti misalnya propranolol. Kombinasi alkohol-propranolol dapat menurunkan tekanan darah secara drastis dan membahayakan keselamatan jiwa pasien. Tape, walaupun sedikit, sudah kita ketahui mengandung alkohol, terutama tape ketan atau tape beras. Oleh sebab itu sebaiknya kurangi atau hindari makan tape ketika Anda mengkonsumsi obat-obat yang dapat berinteraksi dengan alkohol seperti yang diuraikan di atas.

Bolehkah Minum Obat dengan kopi ?

 Bagaimana dengan kopi? Kopi, sebagaimana kita ketahui, mengandung kafein. Kafein bekerja merangsang susunan syaraf pusat. Jadi, agar efek stimulan terhadap susunan syaraf pusat tidak berlebihan, hindari mengkonsumsi bahan-bahan yang mengandung kafein seperti kopi, teh, coklat, minuman kola, dan beberapa merek minuman berenergi (energy drink) ketika Anda sedang dalam pengobatan menggunakan obat-obat yang juga dapat merangsang susunan syaraf pusat seperti obat-obat asma yang mengandung teofilin atau epinefrin.
 Pengaruh makanan atau minuman terhadap obat dapat sangat signifikan atau hampir tidak berarti, bergantung pada jenis obat dan makanan/minuman yang kita konsumsi. Selain itu harus pula difahami bahwa sangat banyak faktor lain yang mempengaruhi interaksi ini, antara lain dosis obat yang diberikan, cara pemberian, umur, jenis kelamin, dan tingkat kesehatan pasien. Apa yang diuraikan dalam ruangan ini baru sebagian kecil saja dari pengaruh interaksi obat-makanan terhadap pengobatan yang kita jalani. Untuk penjelasan lebih rinci, jangan ragu-ragu untuk bertanya langsung kepada dokter atau apoteker di apotik. Beliau-beliau dengan senang hati akan menjawab pertanyaan Anda. Demikian penjelasan yang dapat kami berikan, mudah-mudahan bermanfaat (dr Ernawati Sinaga MS Apt).
 Catatan : Nama-nama obat yang disebutkan dalam penjelasan di atas adalah nama zat berkhasiat atau nama generiknya. Untuk mengetahui apakah obat yang Anda konsumsi mengandung senyawa obat tersebut periksalah komposisi obat pada label atau kemasan. Atau, jika obat yang Anda terima berupa racikan, periksalah nama obat yang ditulis dokter dalam resep atau kopi resep yang dapat Anda minta pada petugas di apotek.

semoga bermanfaat ^_^

 
Leave a comment

Posted by on June 10, 2011 in Uncategorized

 

bagaikan pohon dan rumput

“knapa ya, kbanyakan yg ahLi-ahLi di segaLa bidang, pasti cowo..bahkan supercheff yg masak2 aja, kbanyakan cowok..” gumanku beberapa hari yg LaLu..

Saat itu, dan sebeLum-sebeLumnya, q beranggapan, wanita jika dibandingkan dengan Laki-Laki, sungguh banyak kekurangannya, mungkin …karena wanita diciptakan hanya dari saLah satu tuLang rusuk Laki-Laki, so pasti kaLah teLak, kan jumLah tuLang rusuk 24, diambiL satu, masih sisa 23?? Tuh kan masih banyak!!! (ckck..pemikiran ya duduL sangat!!)

bLum seLesai, anggapanku ini makin kuat, ketika aku muLai membandingkan diriku (sebagai wanita) dengan seorang sahabatku (pria),
saat q mmbuat byk masaLah, dan dia yg menyeLesaikannya,
saat q meLupakan sesuatu, dia yg mengingatkanku,
saat q bingung , dia yg mengerti dan menjeLaskannya,
saat q kesuLitan, dia datang menoLongku,
saat hasiL desainku tak sesuai aturan, dia mengajariku cara yg benar,
bahkan saat q kesiangan, dia yg membangunkan…dan banyak Lagi yg Lainnya…
seLemah itukah q sbg wanita??? (wkwkwk)

yg akhirnya suatu hari, q tanyakan kepada dia, tentang perbandingan wanita yg sepertinya Lebih banyak memerLukan bantuan pria, dan pria seLaLu bisa daLam segaLa haL, curhatku..
“pria ibarat pohon besar, tinggi dan kuat Luar biasa..dan wanita adaLah rumput yg Lembut dan penuh kasih..ketika ada badai, pohon bisa saja bertahan, tetapi seteLahnya mereka tumbang, disaat ituLah rumput yg keLihatannya keciL, dapat merangkuL pohon yg besar ketika dia jatuh, dapat mendukung kebutuhan si pohon, dan seLaLu bisa berada disekitar pohon daLam musim apapun” jeLasnya padaku..

Terdiam berusaha utk mencerna kata-kata yg dia ucapkan, pohon?? rumput?!!!
Hmm..masih mikiir…(Loading…)

Wanita itu bagaikan rumput yg Lembut dan penuh kasih, benar juga..
waLaupun tidak bisa menjadi Koki professional, tetapi siapa yg tidak rindu masakan Ibu di rumah?
waLaupun bukan masakan aLa Perancis dengan berbagai paduan citarasa HoteL bintang Lima, tetapi siapa yg tidak menghabiskan Nasi Goreng sederhana oLahan Istri tercinta?
waLaupun bukan steak chiken spice bumbu Lada hitam dan Crunchy Choc Dark, tetapi Laki-Laki mana yg tidak senang Luarbiasa yg dibuatkan bekaL teLur mata sapi dan sebotoL susu cokeLat dari sang pacar..
dengan Pikiranku Langsung tertuju kepada masakan (Lagi Laper soaLnya, hehe..)
haL-haL diatas memang begitu sederhana, bukan tentang makanan, tetapi seseorang yg membuat makanan itu, wanita dengan segaLa kasih sayangnya mampu menyuLap makanan biasa menjadi tak terniLai harganya, meLebihi Restoran ternama dimanapun..

wanita itu bisa mengisi kekosongan hati pria..
wanita bisa membuat hidup pria lebih berarti dan lebih berwarna..
dan wanita bisa mendampingi pria menjalani kerasnya dunia..

Allah telah memberikan kekuatan pada perempuan, karena ditangannya akan terlahir penerus keturunan.
Anak yang baik terlahir dari kehebatan seorang ibu yang mengasuh dan membesarkannya.
Di balik kesuksesan suami, ada istri yang hebat yang mendampinginya.
“Dijadikan indah pada manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik.”(Q.S. Ali Imran[3]: 14).

Yeaahh…dan itu membuatku bangga menjadi seorang wanita, sesuatu yg semuLa q anggap sebagai keLemahan wanita, tenyata bisa menjadi sumber kekuatan bagi seorang pria..

Intinya, wanita dan pria itu saLing membutuhkan , saLing meLengkapi, seperti kata sahabatku, bagaikan pohon dan rumput (akhirnya paham juga :D)

(Dan masaLah tuLang rusuk?? Hahaha…Secara fisiologi, jumlah tulang
rusuk antara pria dan wanita adalah sama, yaitu 24 (12 pasang) dengan struktur dan warna tulang yg sama pula. (baru searching T.T)

 
Leave a comment

Posted by on June 4, 2011 in Uncategorized